PEMBAGIAN MARGA SIREGAR

PEMBAGIAN MARGA SIREGAR

Berdasarkan penjelasan Ch.Sutan Tinggi Barani Perkasa Alam dalam bukunya yang berjudul TAROMBO MARGA-MARGA yang diterbitkan oleh CV.MITRA tahun 2012, marga Siregar dapat dibagi menjadi empat bagian. Masing-masing bagian masih dibagi menjadi beberapa bagian lagi, yakni sebagai berikut:

  1. SILO
  2. DONGORAN
  3. SILALI
  4. SIAGIAN

SILO menurunkan marga:

  1. Siregar
  2. Silo
  3. Baumi
  4. Sormin

DONGORAN menurunkan marga:

  1. Siregar
  2. Dongoran
  3. Salak
  4. Pahu
  5. Sigurda

SILALI menurunkan marga:

  1. Siregar
  2. Silali
  3. Silali Dolok
  4. Silali Toruan
  5. Silali Uruk
  6. Ritonga

SIAGIAN menurunkan marga:

  1. Siregar
  2. Siagian

Kalau kita bermarga Siregar, pertanyaan yang sering ditanya orang-orang tua yang paham tarombo, kamu Siregar apa? Pernah saya bertanya kepada nenek di kampung, katanya kami Siregar Dongoran. Berdasarkan penjelasan buku TAROMBO yang ditulis Sutan Tinggi yang saya sebutkan di atas, DONGORAN sendiri masih dibagi lima, lantas yang mana dari yang lima tersebut? Masih perlu penelusuran lebih lanjut.

Oleh. Herman Siregar

Guru Sejarah SMA Negeri 1 Tanjungbalai

3 Comments

  1. perlu diralat pak,bahwa pomparan siraja lontung itu mempunyai 7 anak dan 2 putri.1.toga sinaga,2toga situmorang,3toga pandiangan.4toga nainggolan,5 toga simatupang,6 toga aritonang,dan ke 7 toga siregar.dan putri 1,siboru anak pandan,dan siboru panggabean.

  2. dan perlu di luruskan,bahwa siregar itu hanya 4 pecahan,
    1.siregar silo dan keturunan seterusnya tetap silo.
    2.siregar dongoran dan keturunan seterusnya tetap dongoran.
    3.siregar silali dan keturunan seterusnya tetap silali.
    4.siregar sianggian(siagian) dan keturunan seterusnya tetap dongoran.
    jadi tidak ada siregar salak,pahu,tali-tali,dan siregar dinamo.
    selain dari keempat itu adalah siregar DALLE..trims..

  3. Untuk menghindari adanya kerancuan atas silsilah ini, saya sarankan diadakan satu forum untuk mengatasi dualisme ini. Hal ini perlu dilakukan karena saya saja yang sekarang sudah bukan muda lagi bingung mana yang benar, apalagi geberasi anak cucu kità, nanti bisa kasihan mereka dan tidak tahu asal usul mereka. Sebaiknya duduk bersama, lepaskan ego masing-masing demi kesatuan marga Siregar yang begitu besar populasinya. Saya sangat bangga dilahirkan Tuhan bermarga Siregar, coba kita lihat di buku telefon dimana saja baik didalam maupun luar negeri populasi Marga Siregar yang terbanyak. Ini bukan menyombongkan diri tetapi sebagai rasa tanggung jawab moral sebagai warga Siregar. Bravo Marga Siregar. God Bless Us. Ginda Siregar-Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s