Buku Panduan Metodologi Penelitian dan Historiografi Sejarah

Buku Panduan Metodologi Penelitian dan Historiografi Sejarah

Syarat terpenting sebuah karya sejarah akan bernilai tinggi adalah penggunaan metodologi penelitian dan historiografi yang benar dalam melakukan sebuah kajian sejarah. Oleh karenanya bagi setiap sejarawan (akademik dan non-akademik) wajib memahami metodologi penelitian dan historiografi ini. Agar karya sejarah yang dihasilkan mampu merekonstruksi masa lalu berdasarkan data dan fakta yang ada.

Berikut adalah diantara buku panduan yang dapat digunakan memahami metodologi penelitian dan historiografi sejarah:

  1. Metodologi Sejarah, karya Kuntowijoyo, diterbitkan oleh PT.Tiara Wacana Yogya, tahun 2003.
  2. Pengantar Ilmu Sejarah, karya Prof.Dr.Kuntowojoyo, diterbitkan oleh Yayasan Bentang Budaya – Jogjakarta, tahun 2001.
  3. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia, karya R.Moh.Ali, diterbitkan oleh PT. LKiS Pelangi Aksara – Yogyakarta, tahun 2005.
  4. Mengerti Sejarah, karya Louis Gottschalk, diterjemahkan Nugroho Notosusanto, diterbitkan oleh Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press) – Jakarta, tahun 1986.
  5. Menulis Sejarah; Panduan Untuk Mahasiswa, karya William Kelleher Storey, diterbitkan oleh Pustaka Pelajar – Yogyakarta, tahun 2011.
  6. Pengantar Kajian Sejarah, karya Muhamad Arif, diterbitkan oleh Yrama Widya – Bandung, tahun 2011.

Beberapa buku tersebut di atas insyaAllah akan saya jadikan sebagai panduan dalam melakukan kajian sejarah Tanjungbalai yang saat ini masih pada tahap menghimpun sumber (heuristik) masukan dari berbagai pihak tentunya sangat diharapkan.

Oleh. Herman Siregar

 

5 Comments

  1. Buat ir.
    pelajaran tersusah adalah sejarah.
    saat ini ir sedang menelusuri sejarah bank dalam islam.
    termasuk hukum2nya.
    Karena keterbatasan reperensi, penelitian sejarahnya jadi sulit.
    gmn cara menyelami sejarahnya dg tepat dan benar??
    karena Informasi itu berasal dari 2 sumber.
    1. Allah (pasti benar)
    2. Manusia ( bisa benar, bisa salah)

    • Kebenaran yang hakiki memang hanya menjadi milik Allah. Dalam kajian sejarah kita diarahkan untuk menemukan fakta dan data yang sebenarnya terjadi di masa lalu, interpretasi tentang fakta dan data2 tersebut tentu diantara para sejarawan bisa saja berbeda. Ini menyebabkan kisah sejarah bisa berbeda-beda. Tentang sejarah bank yang dimaksud, bank secara lembaga kan? trus wilayah kajiannya Indonesia atau dimana? harus dibatasi dengan jelas. Sehingga kajiannya fokus, tidak ngelantur kesana kemari. Semoga bermanfaat. Lebih jauh bisa cari dan baca buku-buku yang disebutkan di atas, tentang kaedah/metodologi penelitian dalam sejarah.

      • Bicara sejarah bank saat Islam lahir, harus ada pembatasan waktu yang jelas. Kalau saat Islam lahir yang dimaksud pada masa Rasulullah masih hidup, maka kita harus meneliti keberadaan bank pada masa itu. Dan tidak harus bank yang sesuai syari’at tentunya, karena topiknya sejarah bank saat Islam lahir. Terkecuali topiknya tentang bank syari’ah saat Islam lahir. Tentang ada tidaknya bank pada masa itu, saya juga tidak tahu. Perlu kajian lebih lanjut. Terkait bank menurut syari’at Islam, ini masuk dalam wilayah kajian fiqh, bukan sejarah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s